'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Kegiatan Peningkatan Kapasitas Masyarakat Sipil Dalam Penyelesaian Konflik Sosial
08 Desember 2021 16:48 WIB | dibaca 37
Laporan Kegiatan Peningkatan Kapasitas Masyarakat Sipil Dalam Penyelesaian Konflik Sosial
Selasa 7 desember 2021 bertempat di SLBN pembina pemalang jl DR wahidin sudiro husodo mulyoharjo pemalang
Yg mewakili PCA pemalang dan PCA taman
 
 
Nara Sumber : DPRD Jateng Komisi A dan B antara lain
1. Albertus Agung Satrio
2. H,. Pujo widodo
3. Hj. Irna Setiawati SE MM
4. Haditono., SSos
5.H.sofan sumadi
Susunan Acara :
- Pembukaan
- Menyanyikan lagu Indonesia Raya
- Pembacaan Pancasila
- Pembacaan do'a
- Sambutan Kepala Badan Kesbangpol kabupaten pml
Mengucapkan selamat datang kepada ormas dam tokoh masyarakat yg hadir di kegiatan ini dg tema melalui koordinasi dan sinergitas kita tingkatkanperan akrif madyarakat dlm mencegah konflik sosial
- Paparan Materi 
1). "Kegiatan yg bisa di lakukan utk pencegahan konflik sosial antara lain melalui pendidikan bela negara dan wawasan kebangsaan dan aktivitas Komunikasi & Kordinasi dlm mewujudkan solusi konflik sosial"
- Komunikasi utk mengurangi ketidakpastian shg memudahkan terjadi keterbukaan. 
- Komunikasi dapat memudahkan terwujudnya konsensus krn saling mengerti & memahami tujuan di antara partisipan. 
- Komunikasi menjadi media utk membuka ketertutupan & kebekuan dlm interaksi antar komponen di tengah masyarakat. 
2). "Peran serta masyarakat dlm penanganan konflik sosial"
- Menjaga keutuhan NKRI dg memelihara kebersamaan & kegotongroyongan, kerjasama, keharmonisan & toleransi. 
- Masyarakat harus berperan aktif dlm kewaspadaan & deteksi dini dlm kasus yg terjadi di lingkungan masang. 
- Merangkul Tokoh Agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, di wilayah jateng
- Menanamkan sikap & sifat saling menghormati & menghargai antar masyarakat shg tercipta kerukunan di lingkungan maning. 
3). "Resolusi konflik sosial upaya mempertahankan NKRI"
- Konflik terjadi di setiap arah, di dalam & diantara individu, komunitas, negara & budaya. 
Konflik bersifat alami, konflik dialami oleh orang dari berbagai latar belakang, budaya, kelas, kalangan umur & jender setiap hari. Yang paling penting bukanlah apakah konflik itu baik atau buruk, tetapi adalah bagaimana kita menghadapi nya.
 
sumber berita
Ibu Siti Sundari
Shared Post: