'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
PDA PEMALANG MENYELENGGARAKAN PRA MUSYAWARAH DAERAH AISYIYAH
27 Maret 2023 12:35 WIB | dibaca 103

PDA PEMALANG MENYELENGGARAKAN

PRA MUSYAWARAH DAERAH AISYIYAH

DI SMP MUHAMMADIYAH 4 PETARUKAN

AHAD, 26 MARET 2023

PUKUL 09.00 - 13.00

Acara dipandu oleh Ibu Maesaroh selaku sekretaris PDA

1. Pembukaan

2. Pembacaan ayat suci Al qur'an

3. Menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia raya dan mars Aisyiyah

 

 

3. Iftitah dan Sambutan Ketua PDA oleh Ibu Amiroh

Beliau menyampaikan bahwa kegiatan pada hari ini untuk mempersiapkan pelaksanaan Musyda yang nanti akan menyampaikan draft Tartib Musyda dan Tartib Pemilihan juga sekaligus dilaksanakan simulasi e vooting

saya sudah 2 periode menjadi ketua PDA dan Musywil kemarin saya sudah masuk dalam jajaran PWA Jateng, meskipun belum dilantik tapi sudah mulai bekerja karena untuk melengkapi struktur maka saya harus menghubungi PDA-PDA lain untuk memasukkan dalam struktur 

untuk Musyda yang akan datang, saya tetap bersedia masuk daftar calon, bila nanti masuk dalam 7 besar perolehan vooting, maka akan saya serahkan pada formatur dan saya sudah tidak bisa menjadi ketua lagi karena sesuai AD/ART hanya 2 kali menjabat sebagai ketua.

4. Penyampaian informasi dari Sekretaris PDA ibu Maysaroh

Mohon untuk menjadi perhatian bahwasannya persyaratan bagi calon PDA harus ber NBAM dan mempunyai KTA Aisyiyah, bagi yang belum masih ada waktu untuk segera membuat, membuat NBAM sangat mudah dan cepat melalui online.

5. Sidang Pleno Penyampaian draft Tartib Musyda

dipimpin oleh ibu Siti Faizah dan sekretaris ibu Alfiyah

dokumen terlampir, dibacakan dan dibagikan kepada seluruh peserta rapat

ada beberapa revisi dan akan disampaikan pada saat sidang pleno pengesahan tartib Musyda besok

hasil revisinya sebagai berikut

TATA TERTIB MUSYAWARAH DAERAH ‘AISYIYAH

KABUPATEN PEMALANG

PERIODE MUKTAMAR KE-48

Moga, 15-16 Syawal 1444 H/ 6–7 Mei 2023 M

I.   KETENTUANUMUM

1.   Musyawarah Daerah ialah permusyawaratan tertinggi dalam ‘Aisyiyah di Daerah,diselenggarakan oleh dan atas tanggung jawab Pimpinan Daerah (AD Bab VII,Pasa l2).

2.   Musyawarah Daerah diselenggarakan pada pergantian periode, oleh dan atas tanggungjawab Pimpinan Daerah (ART Bab VIII, Pasal 25).

3.   Ketentuan tentang pelaksanaan, tata tertib, dan susunan acara Musyawarah ditetapkan oleh Pimpinan Daerah (ART Bab VIII, Pasal 25).

4.   Acara, materi dan rangkaian kegiatan dalam Musyawarah Daerah ditetapkan oleh Pimpinan Daerah dengan sepengetahuan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (ART Bab VIII, Pasal 25).

II.   NAMA

Yang dimaksud Musyawarah Daerah dalam tata tertib ini ialah Musyawarah Daerah‘Aisyiyah periode Muktamar ke-48 yang diselenggarakan pada tanggal 15-16 Syawal 1444 H bertepatan dengan tanggal 6-7 Mei 2023 M di Kecamatan Moga Kabupaten Pemalang.

III.     PESERTA MUSYAWARAH DAERAH

a.    Anggota terdiri atas:

1)       Anggota Pimpinan Daerah yang telah disahkan oleh Pimpinan Wilayah;

2)       Ketua dan Sekretaris Pimpinan Cabang atau Penggantinya;

3)       Anggota Pimpinan Cabang yang jumlahnya ditetapkan oleh Pimpinan Daerah;

4)       Wakil Pimpinan ranting yang ditetapkan oleh Pimpinan Daerah.

b.    Peserta tediri atas:

1)       Wakil Badan Pembantu PimpinanTingkat Daerah;

2)       Wakil Pimpinan Ortom Angkatan Muda Muhammadiyah Tingkat Daerah unsur perempuan;

3)       Undangan khusus ‘Aisyiyah yang ditentukan oleh Pimpinan Daerah.

c.    Peninjau:

Mereka yang dipandang perlu oleh Pimpinan Daerah.

IV.   HAK MUSYAWARAH DAERAH

Hak dalam Musyawarah Daerah:

a.       Anggota Musyawarah Daerah mempunyai hak menyatakan pendapat,hak pilih dengan satu suara.

b.      Peserta Musyawarah Daerah mempunyai hak menyatakan pendapat dan hak dipilih apabila menjadi calon Anggota Pimpinan.

c.       Peninjau Musyawarah Daerah tidak mempunyai hak menyatakan pendapat dan dipilih.

V.      ACARA DAN MATERI MUSYAWARAH DAERAH ‘AISYIYAH

1.      Laporan Pimpinan Daerah:

-   Kebijaksanaan Pimpinan Daerah;

-   Pelaksanaan Keputusan Musyawarah dalam satu periode;

-   Organisasi;

-   Keuangan;

-   Hambatan dan upaya mengatasi

-   Lain-lain

2.      Pengesahan calon tetap dan pemilihan Pimpinan Daerah serta penetapan ketuanya.

3.      Penyusunan program kerja satu periode

4.      Usul-usul dan rekomendasi

VI.       PERSIDANGAN

Macam persidangan:

1.Sidang pleno, dihadiri oleh semua peserta Musyawarah Daerah, meliputi acara Laporan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah, Tanggapan dan Laporan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah dan Tanggapan Ortom, Presentasi Materi Musyawarah Daerah dan Pengesahan hasil sidang Komisi.

2.Sidang Komisi :

a.       Sidang komisi dihadiri oleh sebagian peserta Musyawarah Daerah.

b.      Komisi membahas materi Musyawarah Daerah sesuai dengan bidang komisi masing-masing.

c.       Sidang komisi Musyawarah Daerah terdiri atas:

           1)   Komisi A: Program Kerja ‘Aisyiyah Daerah Kabupaten Pemalang Periode Muktamar 48

                                     2)    Komisi B: Isu-isu Strategis dan Rekomendasi

d.      Sidang Perumus dihadiri oleh tim perumus yang dipilih dari anggota sidang komisi.

e.       Sidang Pleno, memplenokan hasil sidang komisi.

VII.  PIMPINAN SIDANG

1.      Sidang pleno dipimpin oleh anggota Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah atau yang diberi wewenang oleh Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah dan dibantu oleh sekretaris sidang.

2.      Sidang komisi dipimpin oleh pimpinan sidang dan dibantu oleh sekretaris sidang yang dipilih oleh dan dari antara peserta sidang komisi, serta didampingi oleh Pimpinan Daerah‘Aisyiyah.

3.      Pimpinan sidang bertugas memimpin,menjaga kelancaran dan ketertiban sidang serta mengatur waktu dan lalu lintas pembicaraan selama sidang. Pimpinan sidang berwenang memberhentikan pembicara yang melanggar aturan persidangan dan/atau menyimpang dari pokok acara.

4.      Sekretaris sidang bertugas mencatat proses dan hasil sidang yang sedang berlangsung.

VIII.  QUORUM DAN TATA CARA PENGAMBILAN KEPUTUSAN

1.      Musyawarah dinyatakan sah apabila dihadiri oleh 2/3 (dua pertiga) dari anggota musyawarah.

2.      Apabila anggota musyawarah yang hadir tidak memenuhi jumlah 2/3 (dua pertiga),musyawarah ditunda selama15 menit dan sesudah               itu  dapat dibuka kembali.

3.      Penundaan dapat dilakukan 2x sesudah itu dibuka serta dinyatakan sah tanpa memandang jumlah kehadiran anggota musyawarah.

4.      Keputusan musyawarah diusahakan dengan cara mufakat.

5.      Apabila keputusan secara mufakat tak tercapai, maka dilakukan pemungutan suara dengan suara terbanyak.

6.      Pemungutan suara dilakukan secara e-voting.

IX. TATA CARA MENGIKUTI PERSIDANGAN

1.Peserta berpakaian rapi sesuai aturan.

2.Memakai tanda pengenal.

3.Mengisi daftar hadir sebelum sidang dimulai.

4.Berada diruang sidang tepat waktu, sesuai dengan agenda persidangan.

5.Setiap pembicaraan harus melalui izin pimpinan sidang.

6.Mengajukan pertanyaan dan tanggapan dengan menyebut nama diri dan asal utusan

7.Menjaga ketenangan selama sidang berlangsung.

8.Meninggalkan sidang dengan seizin Pimpinan Sidang.

X.   LAIN-LAIN

Hal-hal yang belum diatur dalam tata tertib ini diserahkan kepada kebijakan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah.

            Ketua Sidang                                                               Sekretaris Sidang

        ( Dra. Siti Faizah )                                                        ( Alfiyah, S.Ag, M.Pd )

 

6. Penyampaian draft Tata tertib pemilihan oleh ketua Panlih Ibu Nur Laeli dan sekretaris ibu Fatimah

 

RANCANGAN TATA TERTIB PEMILIHAN ANGGOTA

PIMPINAN DAERAH ‘AISYIYAH KABUPATEN PEMALANG

PERIODE MUKTAMAR ke-48 TAHUN 2022-2027

BAB I

KETENTUAN UMUM

Pasal 1

KetentuanUmum

Yang dimaksud dalamKeputusaninidengan::

  1. Organisasi adalah ‘Aisyiyah sebagai Organisasi Otonom khusus Muhammadiyah;
  2. Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Pemalang, selanjutnya disingkat PDA Pemalang, adalah Pimpinan tertinggi dalam Organisasi di Kabupaten Pemalang;
  3. Anggota 'Aisyiyah adalah Anggota Muhammadiyah perempuan warga negara Indonesia beragama Islam, menyetujui dan bersedia melaksanakan maksud dan tujuan ‘Aisyiyah dan ber-Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah dan‘Aisyiyah;
  4. Calon ialah calon Anggota PDA Kab. Pemalang Periode Muktamar ke-48 yang diusulkan oleh Anggota PDA Pemalang dan oleh Pimpinan Cabang 'Aisyiyah (PCA), selanjutnya disebut Calon Anggota PDAPemalang;
  5. Calon Anggota PDA Pemalang ialah Anggota 'Aisyiyah yang dicalonkan sebagai Calon Anggota PDA Pemalang dan telah memenuhipersyaratan;
  6. Calon Tetap ialah Calon Anggota PDA Pemalang yang telah ditetapkan dan disahkan dalam Musyda ‘AisyiyahPemalang;
  7. Calon Tetap Terpilih adalah Calon Anggota PDA Pemalang yang dipilih dan ditetapkan oleh sidang Musyda ‘AisyiyahPemalang;
  8. Panitia Pemilihan selanjutnya disebut PANLIH adalah Anggota PDA Pemalang dan perwakilan PCA yang mendapatkan SK dari PDA Pemalang untuk melaksanakan pemilihan Anggota PDA Pemalang periodeMuktamar ke-48;
  9. Pembacaan Tata Tertib Pemilihan PDA Pemalang adalah pembacaan tata tertib pada saat Musyda ‘Aisyiyah Pemalang untuk mengatur proses pemilihan Anggota PDA Pemalang;
  10. Pengesahan Tata Tertib Pemilihan PDA Pemalang adalah tata tertib untuk mengatur prosespemilihanAnggotaPDA Pemalang yangdisahkandalamMusyda AisyiyahPemalang;
  11. Pemilihan Anggota PDA Pemalang adalah proses pemilihan Calon Tetap menjadi Anggota PDA Pemalang pada saat Musyda ‘Aisyiyah Pemalang dengan menggunakan sistem yang telahditetapkan;
  12. Penetapan Ketua dan Sekretaris PDA Kabupaten Pemalang Periode Muktamar 2022-2027 adalah Ketua PDA Kabupaten Pemalang Periode Muktamar 2022-2027 yang terpilih dan ditetapkan melalui Musyda ‘AisyiyahPemalang;
  13. Electronic Voting selanjutnya disebut E-Voting adalah sistem pemilihan Anggota Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Pemalang yang menggunakan sarana elektronik dalam pemungutan, pengumpulan, dan penghitungansuara.
  14. Saksi adalah pembantu PANLIH ketika dalam proses pemungutan, pengumpulandan perhitungan suara, yang diwakili oleh anggota Musyda ‘AisyiyahPemalang;
  15. Tim IT adalah Tim Information Technology (IT) selanjutnya disebut TimIT.

BAB II

PENGERTIAN CALON DAN PENCALONAN

Pasal 2

Pengertian

Calon ialah calon Anggota PDA Pemalang periode Muktamar ke-48 yang diusulkan oleh Anggota PDA Pemalang dan oleh Pimpinan Cabang 'Aisyiyah, yang telah memenuhi persyaratan dan disetujui oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pemalang, selanjutnya disebut calon Anggota PDA Pemalang

Pasal 3

Pencalonan

  1. Pencalonan diusulkan oleh Anggota PDA Pemalang sejumlah 9 (sembilan) orang disampaikan kepadaPANLIH;
  2. Pencalonan diusulkan oleh Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah sejumlag 9 (sembilan) orang disampaikan kepada PANLIH.
  3. Pencalonan diusulkan oleh PDA dan PCA agar memperhatikan aspekregenarasi.
  4. Anggota‘Aisyiyahyangdicalonkan,memenuhipersyaratandanmengisipernyataan kesediaan yang disampaikan kepada PANLIH selambat-lambatnya dua bulan sebelum dilangsungkanSidangMusyda‘AisyiyahPeriodeMuktamarke-48,dandimintakan rekomendasi kepada Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pemalang kemudian ditetapkan olehPDA.
  5. Pengembalian pernyataan kesediaan sebagai calon yang melebihi batas waktu yang ditentukan sebagaimana tersebut dalam pasal 3 ayat (4) dinyatakan tidak diterima dan gugur sebagai calon.

Pasal 4

Syarat Calon

Syarat untuk menjadi calon :

  1. Taat beribadah dan mengamalkan ajaranIslam;
  2. Dapat membaca al Qur’an;
  3. Setia dan taat kepada asas dan tujuanOrganisasi;
  4. Menjadi teladan sebagai Anggota Organisasi dan sebagai anggotamasyarakat;
  5. Taat kepada keputusan, peraturan, dan garis kebijakan PP‘Aisyiyah;
  6. Memilikikecakapandankemampuanmenjalankantugasnya;
  7. Telah menjadi anggota organisasi ‘Aisyiyah sekurang-kurangnya satu tahun dan berpengalaman dalam kepemimpinan di lingkungan organisasi dan berpengalaman dalam kepemimpinan organisasi otonom Muhammadiyah satu periode bagi pimpinan tingkat Ranting, Cabang danDaerah;
  8. Memiliki Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah dan Kartu Tanda Anggota‘Aisyiyah;
  9. Tidakmerangkapjabatandalampimpinanorganisasipolitik dan Pimpinan Amal Usaha Aisyiyah.

BAB III

PROSES DAN CARA PEMILIHAN

Pasal 5

Proses Pemilihan

  1. PANLIH menerima dan menghimpun nama-nama calon serta meneliti persyaratan calon sesuai dengan pasal 3 ayat (1), (2), (3) dan pasal(4);
  2. PANLIH meminta calon yang telah memenuhi persyaratan, mengisi formulir kesediaan sebagai calon Anggota Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Pemalang;
  3. PANLIH memintakan persetujuan kepada Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pemalangatas calon yang telah menyatakan kesanggupan;
  4. Calon yang telah menyatakan kesediaannya dan direkomendasi oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pemalang, ditetapkan oleh PDA Pemalang sebagai Calon Tetap;
  5. PANLIH menyusun daftar calon tetap sesuai dengan huruf abjad;

Pasal 6

Pemilihan Calon Tetap

  1. Sidang Musyda menetapkan calon yang sudah diseleksi oleh PANLIH menjadi calon Tetap;
  2. PANLIH mengajukan daftar calon tetap pada Musyda yang disusun sesuai dengan huruf abjad.

Pasal 7

Pemilihan Calon Terpilih

  1. Musyda ‘Aisyiyah Kabupaten Pemalang memilih sebanyak 7 (tujuh) orangdari Calon Tetap secaralangsung, dan tidak boleh diwakilkan;
  2. Pemilihan Calon Anggota PDA Pemalang Periode Muktamar 2022-2027 dilakukan secaralangsung dan formatur;
    1. Tata Cara Pemilihan Langsung
    2. Anggota Musyda Aisyiyah Pemalang memilih sebanyak 7 (Tujuh) orang;
    3. Calon terpilih menetapkan salah satu dari mereka menjadi ketua Formatur.
    4. Tata Cara Pemilihan secara Formatur :
      1. Formatur terpilih sebanyak 7(Tujuh) orang bersidang untuk memilih Anggota PDA Pemalang Periode Muktamar 2022-2027;
      2. Formatur terpilih bersidanguntuk menetapkan salah seorang dari mereka sebagai Ketua danSekretaris PDA Pemalang Periode Muktamar 2022-2027;
      3. Anggota formatur menjadi Anggota PDA Pemalang Periode Muktamar 2022- 2027;
  3. Hasil pemilihan Ketua dan sekretaris PDA Pemalang Periode Muktamar 2022-2027 ditetapkan dan disahkandalamSidang Musyda ‘AisyiyahPemalang.

BAB IV

PENYELENGGARAANPEMILIHAN

Pasal 8

Penyelenggaraan Pemilihan

  1. Penanggungjawab penyelenggaraan dan pelaksanaan pemilihan Anggota PDA Pemalang Periode Muktamar 2022-2027 adalah PDA Pemalang;
  2. Penyelenggaraan pemilihan diserahkan kepada PANLIH, terdiri dari unsur PDA PemalangdanPimpinanCabang.UnsurdariPimpinanDaerah‘AisyiyahKabupaten Pemalang ditetapkan oleh Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Pemalang dan unsur Pimpinan CabangdipilihdanditetapkanolehMusypimda II diPulosari,Dan kerja PANLIH dibantu oleh TimIT;
  3. Anggota Tim IT dipertimbangkan berdasar kompetensi, kapasitas, integritas, dan kemandiriannya;
  4. PANLIH Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Pemalang Periode Muktamar 2022-2027 ditetapkan dalam Musypimda II periode 2015-2022.

Pasal 9

PemungutanSuara

  1. Pemungutan, pengumpulan, dan penghitungan suara dalam pemilihan Anggota Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Pemalang Periode Muktamar 2022-2027 pada Musyda ‘Aisyiyah Pemalang dilakukan secara e-voting;
  2. E-voting dilakukan di Arena Musyda ‘Aisyiyah Kabupaten Pemalang PeriodeMuktamar 2022-2027;
  3. Perangkat keras dan perangkat lunak aplikasi e-voting disediakan oleh PANLIH Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Pemalang.

BAB V

PANITIA PEMILIHAN

Pasal 10

Tugas

PANLIH bertugas :

  1. Menyiapkan Tatib yang disahkan dalam sidang Musyda ‘Aisyiyah Kabupaten Pemalang;
  2. Mengumpulkan daftar calon dari Anggota PDA Pemalang danPCA, serata meneliti calon-calon sesuai denganpersyaratan;
  3. Mengirim surat pernyataan kesediaan kepadacalon;
  4. Memintakan persetujuan ke Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pemalang;
  5. Menyusun nama-nama calon yang menyatakan kesediaannya sesuai dengan nomer urut abjad sebagai CalonTetap;
  6. Mempersiapkan dan menyelenggarakan pemilihan Anggota PDA Pemalang Periode Muktamar 2022-2027 dengane-voting;
  7. Memimpin sidang acara pemilihan Sidang Calon Anggota PDA Pemalang Periode Muktamar2022-2027;
  8. Menyerahkan hasil sidang formatur kepada PDA Pemalang periodeMuktamar 2022-2027;
  9. Memimpin acara pengesahan dan penetapan Ketua PDA Pemalang Periode Muktamar 2022-2027 pada Sidang Musyda ‘Aisyiyah Kabupaten Pemalang;
  10. Memimpin serah terima jabatan Ketua PDA Pemalang periode 2015-2022 kepada Ketua terpilih;
  11. Bertanggungjawab kepada Musyda ‘Aisyiyah Kabupaten Pemalang serta melakukan koordinasi dengan PDA Pemalang atas ketertiban dan kelancaran jalannya pemilihan.

BAB VI

SAKSI

Pasal 11

Saksi

Saksi oleh dan dari Anggota Musyda ‘Aisyiyah Pemalang, membantu PANLIH dalam pelaksanaan E-voting pada pemilihan Calon Anggota Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Pemalang Periode Muktamar2022-2027;

BAB VII

PENUTUP

Pasal 12

Penutup

  1. Hal-hal yang tidak atau belum diatur dalam Tata Tertib ini ditetapkan kemudian oleh Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Pemalang;
  2. Tata Tertib ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan disempurnakan melalui sidang pleno Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Pemalang.

                                Ketua Sidang                                                                                              Sekretaris Sidang

                            Dra. Nur Laeli, M.Pd.                                                                                      Fatimah, S.Pd.I

 

Terakhir adalah simulasi e vooting yang dipimpin oleh Ibu Irma dengan IT SMK Muhammadiyah 1 Pemalang pak Ainal Burhanudin

Beberapa Catatan dari simulasi e vooting

1. Bahwa dengan perangkat layar monior dengan menggunakan Mouse ada kendala waktu yang cukup lama mengingat pemilih belum familiar menggunakan mouse pada tingkatan usia diatas 60 Th

2. Perlu adanya pengadaan monitor layar sentuh sehingga akan mempermudah pemilih dalam menyampaikan hak pilihnya dengan e vooting

3. Panitia memang akan mempersiapkan pendamping pada setiap bilik e vooting, namun sebatas pada membantu bila terkendala teknis bukan membantu untuk memilih, karena kerahasiaan harus tetap terjaga.

demikian kegiatan Pra Musyda dengan harapan saat Pelkaksanaan Musyda sudah tidak ada kendala lagi

Dokumentasi Kegiatan

 

 

Created by

Irma-LPPA

Shared Post: