'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Syiar
Home » Syiar » KAJIAN RAMADHAN » KAJIAN DHUHA RAMADHAN HARI KE 11 (Ibu Winarti Endang)
KAJIAN DHUHA RAMADHAN HARI KE 11 (Ibu Winarti Endang)
23 April 2021 08:59 WIB | dibaca 45
oleh: Ibu Winarti Endang (Ketua MEK PDA)
🌐🌷🌐💐🌐🌷🌐💐🌐🌷🌐
 
*LAPORAN  KAJIAN DHUHA(hari ke11)*
➖➖➖➖➖➖ ➖➖
_Jumat, 23-4-2021_
 
*Nama  : Winarti Endang*
*MEK PDA Pemalang*
 
✍🏻 Judul  : 
*AUTOPHAGI*
 
Assalamualaikum Warahmatullahi 
Wabarakatuh
 
Konsep autophagi adalah membuat tubuh lapar.
Ketika tubuh seseorang lapar, maka sel-sel tubuhnya pun ikut lapar.
Sel-sel yang lapar ini akan memakan sel-sel dirinya yang sudah tidak beguna lagi atau sel-sel yang telah rusak atau sel mati, agar tidak menjadi sampah dalam tubuh.
Dengan demikian sel-sel mati ini tidak akan menghasilkan sesuatu yang bisa membahayakan tubuh...
Jadi, tubuh orang yang berpuasa akan membersihkan dirinya sendiri!!!..
 
Ilmuwan bernama Yoshinori Ohsumi ini telah membuktikan dan menemukan bahwa ketika seseorang lapar (PUASA) dalam jangka waktu tidak kurang dari 8 jam dan tidak lebih dari 16 jam, maka tubuh akan membentuk protein khusus di seluruh tubuh yang disebut *autophagisom*...
 
*Autophagisom* tersebut bisa dianalogkan sebagai suatu sapu raksasa yang mengumpulkan sel-sel mati yang tidak berguna dan bisa  membahayakan tubuh untuk dikeluarkan...
 
Sel-sel mati ini banyak dihasilkan oleh sel kanker dan sel berbentuk kuman (virus atau bakteri) penyebab penyakit...
 
Protein *autophagisom* tersebut menghancurkan dan memakan sel-sel berbahaya tersebut, lalu mengeluarkannya
*Sebagai kesimpulan dari riset ini, dokter Yoshinori Ohsumi menyarankan agar seseorang bisa menjalani praktek melaparkan diri (PUASA) dua atau tiga kali dalam seminggu.*
 
Penelitian ini telah memenangkan penghargaan *NOBEL KEDOKTERAN* kepada dokter Yoshinori Ohsumi atas riset yang ia namakan *AUTOPHAGI.*
 
Alhamdulillah bagi Muslim, disunnahkan puasa Senin dan Kamis, dan diwajibkan bagi yang beriman berpuasa selama 1 bulan di Bulan Ramadhan...
 
Artinya bahwa konsep AUTOPHAGI sesungguhnya sudah disarankan sejak 15 abad yang lalu oleh Rasulullah SAW....
Tinggal kita mempraktekkannya dengan tata cara puasa yang benar...
Sukses dalam merealisasi hikmah pensyariatan puasa, yakni mewujudkan ketakwaan, sebagaimana firman-Nya: 
 
*يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ*
 
*"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa, sebagaimana puasa itu diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian, agar kalian bertakwa".* 
(QS. Al-Baqarah: 183).
Semoga bermanfat
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
 
*Supported by PDA Pemalang On Line*
Shared Post:
Arsip
KAJIAN RAMADHAN Terbaru